Surah9 : At-Taubah ( التوبة ) Surah ini dinamakan juga Al-Baraah ( البَرَاءَةْ ) dan telah diturunkan di Madinah sebanyak 129 ayat. Pembacaan surah ini tidak dimulakan dengan Bismillah. satu pelepasan diri (pemutusan perhubungan) {1} = بَرَاءَةٌ. telah kamu adakan perjanjian = عَاهَدْتُمْ. AtTaubah Ayat 122 ۞ وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَاۤفَّةًۗ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاۤىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ ࣖ 122. Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). SurahAt-Taubah "Pengampunan" adalah surah ke-9 dalam al-Qur'an. Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini. Dinamakan juga dengan Baraah yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan Padakesempatan yang mulia ini kami akan bahas analisis hukum tajwid Al-Quran Surat At-Taubah Ayat 122 lengkap dengan penjelasan latin dan artin serta isi kandungannya. Surat At-Taubah ini adalah surat ke-9 di dalam Al-Quran. At-Taubah artinya pengampunan. Untuk menganalisis secara mendalam berkenaan tentang hukum tajwid dari ayat tersebut maka Padakesempatan yang berbahagia ini kami akan bahas analisis hukum tajwid Al-Quran Surat Al-'Alaq Ayat 1-19 lengkap dengan penjelasannya. Surat Al-'Alaq ini ialah surat ke-96 di dalam Al-Quran. Untuk menganalisis secara mendalam berkenaan wacana aturan tajwid dari ayat tersebut maka kita simak saja di bawah ini. PalingSering Dicari. 1 Hadis+at+taubah+ayat+105 2 dalil+kitab+injil 3 Dunia ini ujian 4 ibrahim ayat 7 5 dalil+kitab+zabur 6 Dasar hukum kitab taurat 7 QS. Al-Mujadalah ayat 10 8 ali imran 159 9 Injil 10 Surah Al maidah ayat 3 11 Al baqarah ayat 208 209 12 ali imran 104 13 sabar 14 ali imran 15 Hukum+tajwid+surah+Yusup+ayat+15 16 iman 17 Obat asy syifa 18 Ibrahim 7 19 Hadis+riwayat+muslim . Tajwid Surat At taubah Ayat 122 ♦ Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh .Pada kesempatan ini akan membahas tajwid surat At taubah ayat 122 lengkap dengan penjelasan dan isi kandungan ayatnya yang tentunya bisa menambah kepahaman agama bagi kita yang membaca. Ayat ini menjelaskan tentang hukum perang yang terjadi pada zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Karena pada saat itu orang iman diwajibkan untuk berangkat perang melawan orang-orang yang tidak beriman atau kafir. Adapun tujuan pembelajaran ini adalah untuk mengetahui kaidah hukum tajwid yang terdapat pada surat dalam ayat ini. Sehingga saat membaca, kita bisa mempraktekkan hukum tajwidnya dengan benar. الْمُؤْمِنُونَ Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf مُ. Cara membacanya harus terang dan jelas لِيَنْفِرُوا Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf فِ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf فِ. كَافَّةً Mad lazim mutsaqqal kilmi, karena ada huruf madthobi’I bertemu dengan tasdyid dalam satu kalimat. Cara membacanya Panjang 6 harakat فَلَوْلَا Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf وْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas مِنْ كُلِّ Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf كُ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf كُ. فِرْقَةٍ مِنْهُمْ Idgham bighunnah, karena ada nun mati/tanwin beretemu dengan huruf . Cara membacanya masuk dengan mendengung مِنْهُمْ Idhar halqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf عَ. Cara membacanya terang dan jelas di mulut مِنْهُمْ طَائِفَةٌ Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf طَ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا Idgham billaghunnah, karena ada huruf nun mati/tanwin bertemu dengan huruf لِ. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung فِي الدِّينِ Al-Syamsiah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf دِّ. Cara membacanya di masukan وَلِيُنْذِرُوا Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ذِ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf ذِ قَوْمَهُمْ Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf وْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas قَوْمَهُمْ إِذَا Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf إِ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup إِلَيْهِمْ Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يَ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup يَحْذَرُونَ Mad arid lissukun, karena ada huruf mad thobi’I di akhir kalimat atau waqaf. Cara membacanya Panjang 4 harakat Isi Kandungan Surat At taubah Ayat 122 Artinya “tidak ada orang-orang iman berangkat perang kesemuanya, alangkah baiknya dari tiap-tiap golongan orang iman ada segolongan yang memperdalam kepahaman di dalam agama atau mencari ilmu. Agar mereka bisa menakut-nakuti Pada kaumnya ketika mereka telah kembali. Agar mereka kaum tetap takut kepada Allah “. Di dalam ayat ini ada beberapa kandungan yang bisa menjadi nasehat bagi kita sebagai orang iman Setiap orang iman mempunyai kewajiban untuk berangkat perang membela agama Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ada beberapa apa orang iman yang diperbolehkan untuk tidak berangkat perang diantaranya adalah Orang iman yang sedang mencari ilmu agama. Dalam ayat ini juga dijelaskan perintah untuk mencari ilmu lebih penting dibandingkan untuk berangkat perang. Namun keduanya juga adalah kewajiban setiap orang iman. Hal ini bisa dilakukan dengan melihat situasi dan kondisi yang terjadi dari kedua hal tersebut. Assalamu alaikum teman-teman, dengan izin allah semoga kita selalu disehatkan dan diberi rizki yang cukup, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan hukum tajwid dari surat at taubah ayat 122, kami sudam menafsirkan hukum tajwid pada surat at taubah ayat 122 ini dan menuliskannya disini sebagai bahan untuk pembelajaran bagi teman-teman yang sedang membaca al-Quran karena mengingat mempelajari hukum tajwid ini sangat penting bagi para penghafal Al-Quran agar pada saat membaca ayat mahraj yang ada didalamnya dapat terbaca dengan sempurna, sehingga tidak terjadinya kesalahan mahraj. Kami sudah menyebutkan dalam artikel sebelumnya bahwa mempelajari ilmu tajwid itu hukumnya adalah fardu ain dan akan selalu kami ulang agar teman-teman yang baru belajar tahu akan hukum belajar ilmu tajwid ini. Nah untuk tafsir dari hukum tajwid surat at taubah ayat 122 ini suddah dilengkapi dengan penjelasannya agar teman-teman semakin mudah untuk mempelajarinya, jika dipelajari dengan baik insya allah teman-teman akan menguasai hukum tajwid ini dengan sangat cepat, berikut dibawah pembahasannya. ARTINYA DAN TIDAK SEPATUTNYA ORANG-ORANG MUKMIN ITU SEMUANYA PERGI KEMEDAN PERANG. MENGAPA SEBAGIAN DARI SETIAP GOLONGAN DI ANTARA MEREKA TIDAK PERGI UNTUK MEMPERDALAM PENGETAHUAN AGAMA MEREKA DAN UNTUK MEMBERI PERINGATAN KEPADA KAUMNYA APABILA MEREKA TELAH KEMBALI, AGAR MEREKA DAPAT MENJAGA DIRI. HUKUM TAJWID SURAT AT TAUBAH AYAT 122 1. Mad thabi’i Kenapa disebut mad thabi’i? Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjang 2 harakat. 2. Mad thabi’i Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjang 2 harakat. 3. Alif elam qomariyyah Yaitu alif elam bertemu dengan huruf hamzah, cara membacanya lam mati dibaca jelas. 4. Mad thabi’i Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat. 5. Ikhfa ausat Yaitu nun mati bertemu dengan huruf fa, cara membacanya ditahan dengan dengung condong ke huruf “M”. 6. Mad thabi’i Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat. 7. Mad lajim musaqol kalimi Yaitu mad thabi’i bertemu dengan huruf yang bertadid, cara membacanya berat karena ada huruf yang tasdid, panjangnya 6 harakat. 8. Ta marbuthah Yaitu kalau di akhir kalimat ada ta marbuthah kemudian di waqafkan maka ta berubah menjadi ha. 9. Tanda waqaf Yaitu singkatan dari Al waqfu aula artinya lebih baik waqaf dari pada washal lebih baik berhenti daripada lanjut. 10. Mad thabi’i Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjang 2 harakat. 11. Ikhfa ab’adh Yaitu nun mati bertemu dengan huruf kaf, cara membacanya nun mati berubah menjadi suara “NG”. 12. Tarqiq Yaitu ro mati dibaca tarqiq karena sebelumnya ada baris kasrah. 13. Idgham bigunah Yaitu tanwin bertemu dengan mim, cara mwmbacanya tanwin dimasukan ke huruf mim serta ditahan dengan dengung ke hidung. 14. Idzhar khalqi Yaitu nun mati bertemu dengan huruf ha huruf idzhar, cara membacanya nun mati dibaca jelas. 15. Dibaca idzhar Yaitu mim mati bertemu dengan huruf tha, cara membacanya mim mati dibaca jelas. 16. Mad wajib mutashil Yaitu mad thabi’i kumpul dengan hamzah dalam 1 kalimat, cara membacanya dibaca panjang 5 harakat. 17. Idgham bilaghunah atau disebut idgham bighoiri ghunah. Yaitu tanwin bertemu dengan huruf elam, cara membacanya tanwin dimasukan ke huruf elam serta tidak memakai dengung. 18. Mad thabi’i Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat. 19. Alif elam syamsiyyah Yaitu alif elam bertemu dengan huruf dal huruf syamsiyyah, cara membacanya alif elam dimasukan ke huruf dal. 20. Mad thabi’i Yaitu ya mati sebelumnya ada huruf yang berbaris kasrah, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat. 21. Ikhfa ausat Yaitu nun mati bertemu dengan huruf dzal, cara membacanya suara nun mati dibaca dengan dengung serta ditahan condong ke huruf “M”. 22. Mad thabi’i Yaitu wau mati sebelumnya ada huruf yang berbaris dhamah, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat. 23. Dibaca idzhar Yaitu mim mati bertemu dengan huruf hamzah, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas. 24. Mad thabi’i Yaitu alif mati sebelumnya ada huruf yang berbaris fatah, cara bacanya dibaca panjang 2 harakat. 25. Mad zaid munfasil Yaitu mad thabi’i berada dalam satu kalimah menghadapi hamzah yang ada di kalimat lain, panjangnya 2 harkat sampai 5 harakat. 26. Dibaca idzhar Yaitu mim mati bertemu dengan huruf elam, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas. 27. Dibaca idzhar Yaitu mim mati bertemu dengan huruf ya, cara membacanya suara mim mati dibaca dengan jelas. 28. Mad aridisukun Yaitu mad thabi’i berhadapan dengan satu huruf yang hidup yang berada di akhir kalimat, huruf yang di akhir kalimat itu mati jika di waqafkan, cara bacanya panjang 2 sampai 6 harkat. Nah itulah ke 28 hukum tajwid yang ada pada surat at taubah ayat 122, mudah mudahan teman teman dapat mengerti dan memahami dengan apa yang kami jelaskan disini, hukum tajwid yang kami terangkan disini dalam pengerjaan penafsirannya kami sangat dipenuhi dengan kehati-hatian agar tidak adanya kesalahan penafsiran hukum tajwid, dan selalu didampingi dengan guru juga diawasi, jika diantara teman-teman semua ada yang ingin belajar tentang ilmu tajwid secara keseluruhan silahkan kunjungi laman berikut Hukum tajwid, disana dibahas lengkap tentang hukum tajwid, dan teman-teman semua dapat belajar secara menyeluruh, semoga bermanfaat ya.

hukum tajwid at taubah ayat 122